Rumah adat Riau merupakan warisan budaya Melayu dengan ciri khas arsitektur yang kental, sarat makna, serta penuh nilai filosofi yang menarik untuk dipelajari.
Setiap rumah adat di Riau dibangun dengan fungsi khusus, ada yang dibuat untuk balai adat, ada juga yang diciptakan sebagai rumah tinggal. Masing-masing rumah juga memiliki gaya arsitektur berbeda yang menjadikannya unik dan menarik perhatian.
Mengetahui nama-nama rumah adat Riau tentu akan membantu kita memahami bagaimana kehidupan masyarakat Melayu. Maka dari itu, dalam artikel ini kami akan membahas mengenai nama-nama rumah adat Riau yang memiliki ciri khas dan penuh filosofi.
Mau tau macam rumah adat di Lampung? Yuk cari tau jawabannya dalam pembahasan artikel kami sebelumnya.
Daftar Nama Rumah Adat Riau Beserta Karakteristiknya
Tanpa banyak bicara ini itu lagi, yuk kita simak beberapa daftar nama rumah adat Riau beserta karakteristiknya yang perlu Anda ketahui. Silahkan simak ulasan yang kami rangkum dari berbagai sumber berikut.
1. Selaso Jatuh Kembar

Pertama ada rumah adat Riau Selaso Jatuh Kembar, rumah adat yang paling terkenal karena memiliki lantai lebih rendah dibanding bagian tertentu. Dua bagian lantai rendah tersebut membuat rumah ini dikenal dengan nama kembar.
Rumah ini berbentuk panggung dengan tiang kayu yang besar dan kokoh. Struktur panggung ini membantu bangunan tetap aman dari banjir, serta memberi ventilasi udara alami yang baik. Ukiran khas Melayu juga tak lupa diaplikasikan untuk mempercantik dinding-dindingnya.
2. Melayu Atap Lipat Kajang

Rumah Melayu Atap Lipat Kajang memiliki ciri khas utama yakni atap berbentuk curam seperti bumbung yang menyerupai lipatan kain atau kajang. Jenis rumah ini dibangun dengan pendekatan yang sederhana namun fungsional untuk para nelayan karena rumah ini biasa ditemui di bagian pesisir.
3. Melayu Atap Limas Potong

Berikutnya ada Melayu Atap Limas Potong, sebuah rumah adat yang memiliki bentuk atap unik berupa limas dengan bagian atas seperti dipotong. Rumah ini biasa digunakan sebagai hunian dengan konsep rumah panggung untuk melindungi dari banjir ataupun hewan buas.
4. Melayu Atap Lontik

Rumah adat Melayu Atap Lontik memiliki ciri khas atap berbentuk melengkung ke atas di ujung kanan dan kiri (lantik). Ruang utama terbagi menjadi anjungan, ruang tengah, kamar tidur, dan dapur, biasanya juga dihiasi ukiran khas Melayu pada tiang dan dinding.
5. Belah Bubung

Terakhir ada rumah Belah Bubung, memiliki bentuk atap pelana simetris dengan material kayu yang letak tanpa banyak ornamen. Rumah ini dilengkapi tangga depan dan jendela berukuran besar untuk memperlancar sirkulasi udara ke dalam rumah.
Mau tau macam rumah adat Betawi? Yuk cari tau jawabannya dalam pembahasan artikel kami sebelumnya.
Cari Hiasan Dinding Klasik yang Awet? Mevvah Wall Panel Jawabannya!
Jika Anda sedang mencari hiasan dinding premium untuk mempercantik dinding, kami menyarankan Anda menggunakan Mevvah Wall PAnel.
Mevvah Wall Panel memiliki berbagai motif, namun untuk nuansa tradisional Anda bisa memilih 3D wall panel motif kayu atau fluted wood panel.
Mevvah Wall Panel dibuat dengan material berkualitas tinggi yang tahan dari goresan, benturan, hingga kelembaban. Sehingga, hiasan dinding ini sangat cocok untuk rumah dengan gaya klasik, modern, atau bahkan rumah minimalis.
Pemasangannya pun tidak sulit, karena Anda bisa memasang panel hiasan dinding ini dengan cara menempelkannya menggunakan lem yang kuat.
Untuk perawatannya juga tidak repot, sebab Anda bisa membersihkan bagian yang kotor hanya dengan kain lap basah saja.
Mevvah Wall Panel menawarkan keindahan dinding yang kuat, berkualitas, dan tahan benturan untuk penggunaan jangka panjang.
Jika Anda berminat memperbarui tampilan interior, jangan ragu menghubungi WhatsApp kami. Kami siap memberikan katalog lengkap dan daftar harga yang tersedia.
